Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil menyelenggarakan Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 pada Senin hingga Jumat, 15-19 April 2026 di lapangan olahraga kampus Unismuh Kendari. Acara yang diinisiasi oleh Unit Agenda Kampus ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai program studi yang berlomba dalam berbagai cabang olahraga dan pertunjukan seni budaya.
Festival tahunan yang menjadi agenda rutin pengembangan minat dan bakat mahasiswa ini menampilkan kompetisi mulai dari cabang olahraga tradisional hingga modern, serta pameran seni pertunjukan yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Antusiasme peserta terlihat jelas dari tingginya partisipasi lintas fakultas yang membuktikan komitmen Unismuh Kendari terhadap pengembangan mahasiswa secara holistik.
Ketua Unit Agenda Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Drs. Bambang Suryanto, M.Si., menjelaskan bahwa festival ini dirancang untuk memberikan wadah bagi mahasiswa mengekspresikan potensi mereka di luar akademik. “Kami percaya bahwa pengembangan karakter mahasiswa tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan olahraga dan seni budaya. Festival ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk menciptakan mahasiswa yang seimbang antara intelektual, spiritual, dan fisik,” ungkapnya dalam wawancara eksklusif pada hari pembukaan festival.
### Kegiatan Olahraga yang Meriah dan Kompetitif
Festival olahraga yang berlangsung selama lima hari tersebut menampilkan berbagai cabang olahraga yang diminati mahasiswa. Cabang-cabang tersebut meliputi bola voli putra dan putri, sepak bola, badminton, tenis meja, basket, bulutangkis, futsal, serta cabang olahraga tradisional seperti pencak silat dan tug of war.
Panitia festival telah menyiapkan hadiah menarik untuk setiap cabang olahraga. Tidak hanya piala, para juara juga mendapatkan uang pembinaan yang signifikan untuk mendukung pengembangan atlet mahasiswa. Menurut data dari panitia, lebih dari 400 mahasiswa terdaftar sebagai peserta aktif dalam kompetisi olahraga festival ini.
Salah satu peserta, Rifki Hidayat, mahasiswa semester 5 dari Fakultas Teknik yang mewakili program studi Teknik Sipil dalam kompetisi bola voli, mengaku sangat antusias dengan penyelenggaraan festival tahun ini. “Ini adalah kesempatan bagus untuk mahasiswa menunjukkan kemampuan olahraga mereka. Tidak hanya itu, festival ini juga menjadi media silaturahmi antarmahasiswa dari berbagai fakultas. Kami berharap bisa membawa pulang prestasi yang membanggakan untuk program studi kami,” ujar Rifki dengan semangat setelah latihan tim pada Selasa pagi, 16 April.
Pada cabang sepak bola, yang merupakan salah satu kompetisi paling ditunggu-tunggu, sebanyak 12 tim dari berbagai fakultas siap berlaga. Setiap tim terdiri dari 15 pemain, mencakup pemain inti dan pemain cadangan. Pertandingan dilaksanakan dengan sistem grup dan berakhir dengan pertandingan final yang menentukan juara pertama, kedua, dan ketiga.
Kepala Bidang Olahraga dalam Unit Agenda Kampus, Imam Prasetyo, S.Pd., M.Kes., menyatakan bahwa persiapan cabang olahraga dilakukan dengan matang melibatkan pelatih profesional. “Kami mengundang beberapa atlet profesional dan pelatih bersertifikat untuk memastikan kejuaran ini berjalan fair dan berkualitas. Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas kesehatan lengkap, termasuk dokter dan paramedis, untuk menjaga keselamatan peserta selama kompetisi berlangsung,” jelasnya.
### Pertunjukan Seni Budaya yang Memukau
Tidak kalah meriah dengan kompetisi olahraga, festival ini juga menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya yang menarik dan beragam. Pada hari Kamis, 17 April, secara khusus diselenggarakan “Malam Seni Budaya Mahasiswa” yang menampilkan berbagai penampilan seni dari organisasi kemahasiswaan di Unismuh Kendari.
Pertunjukan mencakup tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari tari Poco-Poco, tari Toraja, tari Jawa, hingga tari daerah setempat. Selain itu, ada juga pertunjukan musik modern dari berbagai genre, seperti pop, rock, dan jazz yang dimainkan oleh band-band mahasiswa. Paduan suara kampus juga tampil memeriahkan acara dengan lagu-lagu nasional dan daerah.
Pada acara Malam Seni Budaya, juga diadakan kompetisi bakat menyanyi (singing contest), comedy, monolog, dan fashion show yang menampilkan karya desainer mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Seni Rupa. Peserta-peserta ini berasal dari berbagai latar belakang program studi, menunjukkan bahwa seni tidak hanya milik mahasiswa dari fakultas seni, tetapi milik semua orang.
Siti Nurhaliza, seorang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan yang mengikuti kompetisi menyanyi, berbagi pengalamannya tentang partisipasi dalam festival. “Saya sangat bersyukur ada kesempatan seperti ini untuk menunjukkan bakat menyanyi saya di hadapan ribuan penonton. Suasana di kampus menjadi lebih hidup dan positif. Festival ini membuat saya merasa bahwa apa yang saya lakukan di luar kuliah juga dihargai oleh universitas,” katanya dengan mata berbinar-binar seusai pertunjukan.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Hj. Siti Rahmawati, M.Pd., yang hadir menonton pertunjukan seni budaya, memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswanya. “Saya bangga melihat mahasiswa-mahasiswa dari fakultas saya tampil dengan percaya diri. Mereka menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang teori, tetapi juga tentang mengembangkan kepribadian dan bakat. Festival seperti ini sangat penting untuk membangun karakter mahasiswa yang utuh,” ucapnya.
### Dukungan Penuh dari Rektorat
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. M. Dahlan Syah, M.A., memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan festival ini. Dalam sambutan pembukaan festival pada Senin pagi, 15 April, Rektor Dahlan menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti ini merupakan bagian integral dari visi Unismuh Kendari untuk menghasilkan lulusan yang komprehensif.
“Festival Olahraga dan Seni Budaya ini adalah momentum penting bagi mahasiswa kami untuk mengasah kemampuan non-akademik mereka. Universitas percaya bahwa seorang mahasiswa yang sukses adalah mereka yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepemimpinan, dan keterampilan sosial yang baik,” terang Prof. Dahlan dalam sambutannya.
Rektor juga menjanjikan peningkatan dukungan dana dan fasilitas untuk kegiatan mahasiswa di masa depan. “Kami akan terus mengalokasikan anggaran yang memadai untuk mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini. Investasi kami pada pengembangan mahasiswa adalah investasi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.
### Dampak dan Manfaat bagi Mahasiswa
Penyelenggaraan festival olahraga dan seni budaya ini memberikan dampak positif yang nyata bagi mahasiswa Unismuh Kendari. Pertama, festival ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal diri mereka lebih baik melalui eksplorasi bakat dan minat. Kedua, kompetisi yang sehat menciptakan semangat sportivitas dan kerja sama tim yang kuat di antara mahasiswa.
Ketiga, festival ini memperkuat ikatan antar mahasiswa lintas program studi dan fakultas, menciptakan komunitas kampus yang solid dan suportif. Keempat, bagi mahasiswa yang memiliki potensi tinggi di bidang olahraga atau seni, festival ini menjadi awal untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk potensi untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional atau internasional.
Dr. Muhammad Asdar, M.Kes., seorang dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan yang juga bertindak sebagai observer dalam festival, menilai bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif pada kesejahteraan mental dan fisik mahasiswa. “Dari perspektif kesehatan, aktivitas olahraga dan seni budaya yang terkoordinasi dengan baik seperti ini sangat bermanfaat untuk mengurangi stress akademik mahasiswa. Kami melihat peningkatan kepercayaan diri dan motivasi belajar pada mahasiswa yang aktif berpartisipasi,” katanya.
### Penutup
Festival Olahraga dan Seni Budaya Mahasiswa 2026 yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil menciptakan suasana meriah di lingkungan kampus. Lebih dari 600 mahasiswa berkesempatan untuk menampilkan kemampuan mereka di berbagai cabang olahraga dan seni budaya, didukung oleh ribuan penonton dari kalangan mahasiswa, dosen, dan karyawan universitas.
Keberhasilan festival ini tidak lepas dari kerja keras Unit Agenda Kampus yang telah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang, mulai dari koordinasi dengan panitia, persiapan fasilitas, pengurusan perizinan, hingga teknis penyelenggaraan. Kepercayaan dan dukungan penuh dari rektorat dan pimpinan fakultas juga menjadi kunci kesuksesan acara ini.
Ke depannya, diharapkan festival tahunan ini dapat terus ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat menjadi ajang kompetisi yang diakui tidak hanya di tingkat lokal Kendari, tetapi juga di tingkat regional Sulawesi Tenggara. Dengan terus memberikan apresiasi dan dukungan terhadap mahasiswa yang mengembangkan bakat mereka di luar akademik, Universitas Muhammadiyah Kendari semakin memperkuat posisinya sebagai universitas yang memperhatikan pengembangan karakter dan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
Mahasiswa dan civitas akademika Unismuh Kendari menunggu kehadiran festival olahraga dan seni budaya tahun depan dengan antusiasme yang sama tingginya. Sebab, festival ini telah membuktikan bahwa dalam dunia akademik, semangat berkompetisi, kolaborasi, dan ekspresi diri memiliki tempat yang sama pentingnya dengan pembelajaran teori di dalam kelas.
—
Jumlah kata: 1.847 kata